top of page

LEGAL INSIGHTS

Coal Blending Wajib Persetujuan Menteri: Memahami Ketentuan Baru Permen ESDM 6/2026 bagi Pemegang IUP dan PKP2B

Kementerian ESDM menerbitkan Permen ESDM 6/2026 pada 12 Juni 2026 untuk mengubah dan menambahkan beberapa ketentuan dalam Permen ESDM 17/2025 terkait pelaporan kegiatan pertambangan dan proses penerbitan RKAB dalam sektor mineral dan batubara. Perubahan tersebut juga memperkenalkan persyaratan persetujuan pencampuran batubara yang perlu dipenuhi oleh Pelaku Usaha sebelum melaksanakan kegiatan Coal Blending.

Legal Insights and Articles Mahendra & Co. Law Firm | Lawyer Jakarta Semarang Indonesia, asissting Global Clients for business in Indonesia. Experienced corporate lawyer in construction, banking, finance, litigation and dispute, pharmaceutical, intellectual property, corporate business, merger and acquisition, etc.

TAGS

Energy & Natural Resources, Regulation Updates

8 September 2026

Kementerian ESDM menerbitkan Permen ESDM 6/2026 pada 12 Juni 2026 untuk mengubah dan menambahkan beberapa ketentuan dalam Permen ESDM 17/2025 terkait pelaporan kegiatan pertambangan dan proses penerbitan RKAB dalam sektor mineral dan batubara. Perubahan tersebut juga memperkenalkan persyaratan persetujuan pencampuran batubara yang perlu dipenuhi oleh Pelaku Usaha sebelum melaksanakan kegiatan Coal Blending.

Coal Blending Wajib Persetujuan Menteri: Memahami Ketentuan Baru Permen ESDM 6/2026 bagi Pemegang IUP dan PKP2B

Business, Regulation Updates

17 April 2026

Indonesia to implement KBLI 2025 starting June 18, 2026, replacing KBLI 2020 under BPS Regulation No. 7/2025 to support risk-based licensing (OSS).

KBLI 2025 Transition in Indonesia: What Businesses Need to Know

Regulation Updates, Energy & Natural Resources

8 September 2026

The Ministry of Energy and Mineral Resources issued Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 6 of 2026 on 12 June 2026 to amend and introduce several provisions under Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 17 of 2025 concerning the reporting of mining activities and the issuance of Work Plans and Budgets in the mineral and coal mining sector. The amendments also introduce requirements for obtaining approval for coal blending activities, which must be fulfilled by mining business actors prior to conducting Coal Blending.

Coal Blending Requires Ministerial Approval: Understanding the New Requirements under MEMR Regulation No. 6 of 2026 for IUP and PKP2B Holders

Regulation Updates, Investment & Banking

6 October 2025

BKPM Regulation 5/2025 introduces a firm capital commitment framework for foreign direct investment (PMA) in Indonesia, mandating a minimum paid-up or subscribed capital of IDR 2.5 billion per limited liability company, alongside a general investment threshold of over IDR 10 billion per business line and project location. Reinforced by a mandatory 12-month lock-up period and self-declaration mechanism, the regulation signals the government’s intent to ensure financial credibility, sectoral clarity, and regulatory discipline in the investment licensing regime.

Capital Commitment Redefined: IDR 2.5 Billion Minimum for PMA Under Indonesia’s BKPM Regulation 5/2025

Business, Regulation Updates

17 April 2026

Indonesia mulai menerapkan KBLI 2025 pada 18 Juni 2026, menggantikan KBLI 2020 berdasarkan Peraturan BPS No. 7/2025 untuk mendukung perizinan berbasis risiko (OSS).

Transisi KBLI 2025 di Indonesia: Hal yang Perlu Diketahui Pelaku Usaha

Investment & Banking, Regulation Updates

6 October 2025

Peraturan BKPM 5/2025 menetapkan komitmen permodalan minimum yang lebih tegas bagi Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia, dengan mewajibkan modal ditempatkan/disetor paling sedikit Rp2,5 miliar per perseroan terbatas serta penguncian dana selama 12 bulan. Selain itu, regulasi ini memperkuat kepastian hukum dan disiplin investasi melalui ketentuan nilai investasi minimum lebih dari Rp10 miliar per bidang usaha KBLI dan lokasi proyek, disertai dengan pengecualian sektoral yang terstruktur.

Pembaharuan Modal PT PMA: Komitmen Minimum Modal Ditempatkan/Disetor Rp 2,5 Miliar dalam Peraturan BKPM 5/2025

bottom of page